KKD UMGO: Fun Run & Spogomi, Cara Unik Edukasi Warga Pentadu Timur Peduli Lingkungan

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 01:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Trilogis.id – Inisiatif kreatif datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) Klaster Pentadu Timur.

Pada Jumat (29/08/2025), mereka sukses menyelenggarakan lomba Fun Run & Spogomi (lomba lari sambil memungut sampah) yang berhasil meningkatkan kepedulian lingkungan di kalangan masyarakat Desa Pentadu Timur.

Kegiatan yang mengambil rute dari Posyandu Timur Terang hingga gerbang pelabuhan ini mendapat sambutan luar biasa dari warga setempat. Lomba dibuka secara resmi oleh Kepala Desa, dengan didampingi oleh Babinsa dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam sambutannya, Kepala Desa dan dinas terkait memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif perdana mahasiswa ini. Mereka memuji ide unik yang mampu memotivasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan cara yang menyenangkan dan berbeda dari biasanya.

Ini adalah cara baru yang inovatif untuk mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak, tentang pentingnya kebersihan,” ujar salah satu perwakilan dinas.

Suasana lomba sangat meriah dengan partisipasi aktif dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Baca Juga :  Masih soal dugaan Perdis Fiktif. Memanas! Ban Dibakar di Kejari Boalemo, Kejaksaan dituding Tak Berani Sentuh Pimpinan DPRD

Para peserta tidak hanya ditantang untuk mencapai garis finish secepat mungkin, tetapi juga untuk mengumpulkan sampah sebanyak-banyaknya di sepanjang rute lari.

Penilaian pemenang pun didasarkan pada dua kriteria: kecepatan dan berat kantong plastik sampah yang berhasil dikumpulkan.

Acara ini tidak hanya berhasil menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antarwarga.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi lingkungan dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan partisipatif, meninggalkan dampak positif yang signifikan di tengah masyarakat Desa Pentadu Timur.

Berita Terkait

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:20 WITA

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Berita Terbaru

Daerah

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:28 WITA