Nasib Gaji ASN hingga Aparat Desa terkatung-katung, DPRD Boalemo belum Paripurnakan APBD-P 2025

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, hingga Jumat, 12 September 2025, Rapat Paripurna untuk pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2025 belum juga terlaksana.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran dan keresahan di kalangan masyarakat, terutama bagi para pegawai yang terdampak langsung.

Penundaan ini menuai pertanyaan besar, mengingat dokumen APBD Perubahan 2025 seharusnya sudah rampung dibahas oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD sejak 22 Agustus 2025 di Kota Gorontalo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai dengan regulasi keuangan pemerintah, tahapan pengesahan ini seharusnya sudah selesai pada akhir Agustus atau awal September.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Dulupi: Potret Ketimpangan Pembangunan di Boalemo

Penetapan APBD Perubahan ini sangat dinantikan, karena merupakan syarat mutlak agar berbagai program dan kegiatan pembangunan dapat berjalan.

Dampak dari penundaan ini langsung dirasakan oleh berbagai pihak. Gaji dan insentif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), serta gaji dan insentif bagi Aparatur Desamenjadi tidak jelas kapan akan dicairkan.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dewan, Robert Pauweni, membenarkan bahwa dokumen APBD Perubahan dari pemerintah daerah sudah berada di tangan DPRD.

Alhamdulillah dokumennya sudah masuk dan sudah di Badan Musyawarah,” ujar Robert saat dihubungi via telepon, Jumat, 12 September 2025.

Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa proses saat ini masih berada di tahap internal DPRD, tepatnya di Badan Musyawarah (Banmus), sebelum dijadwalkan untuk Rapat Paripurna. Namun, belum diketahui secara pasti alasan substansi di balik tertundanya Rapat Paripurna yang sangat krusial ini.

Baca Juga :  Gelar Paripurna LPPDes, Ketua DPRD Apresiasi kinerja Pemdes dan BPD Tutulo

Keterlambatan ini tidak hanya mengganggu kinerja pemerintahan daerah, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan publik dan pelaksanaan program-program yang telah direncanakan untuk kemajuan Kabupaten Boalemo. Masyarakat berharap agar pihak legislatif segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan ini demi keberlangsungan roda pemerintahan dan kesejahteraan warga.

Berita Terkait

Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar
Tracing TBC Dirangkaikan BERMINAT, Puskesmas Berlian Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Mutiara
Dukungan Mulai Mengalir, Ramli Syawal Disebut Layak Pimpin Kadin Boalemo
Bupati Rum Pagau Buka Seleksi Direktur RSUD drg. Clara Gobel, Minta Tim Segera Tentukan yang Terbaik
Muhammadiyah Salurkan 415 Paket Santunan, Bupati Rum Pagau Apresiasi Dakwah Wisata ke-32
Tiga Ruas Jalan Shortcut Boalemo Terancam Molor, Masuk Materi Tuntutan Aksi
Sambut HUT ke-27 Boalemo, Wabup Lahmuddin Siapkan Bantuan untuk 1.000 Kaum Dhuafa

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WITA

Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 14:42 WITA

Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 18:31 WITA

Tracing TBC Dirangkaikan BERMINAT, Puskesmas Berlian Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Desa Mutiara

Selasa, 8 September 2026 - 13:05 WITA

Dukungan Mulai Mengalir, Ramli Syawal Disebut Layak Pimpin Kadin Boalemo

Senin, 7 September 2026 - 14:14 WITA

Bupati Rum Pagau Buka Seleksi Direktur RSUD drg. Clara Gobel, Minta Tim Segera Tentukan yang Terbaik

Berita Terbaru