Pemilu 9 Hari Lagi. Febriani Biya: Masyarakat Jangan terpengaruh Berita Hoax

- Jurnalis

Senin, 5 Februari 2024 - 11:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (KPUD Boalemo) – Jelang Pemilihan Umum yang terhitung tinggal 9 hari, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Boalemo imbau Peserta Pemilu tetap berpegang pada Kebhinekaan.

Pemilu tinggal sembilan hari lagi. Kami (KPU kabupaten Boalemo,red) tak henti-hentinya mengimbau kepada Partai Politik sebagai Peserta Pemilu untuk tetap berpegang pada Kebhinekaan”.

Hal itu disampaikan Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU kabupaten Boalemo, Febriani Selvia Biya S.Pd., saat diwawancarai usai mengikuti Giat Konsolidasi Persiapan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu Tahun 2024, Jakarta (31 jan-2 Feb tahun 2024).

Komisioner KPU kabupaten Febriani Biya saat mengikuti Konsolidasi Persiapan Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum

Hadir sebagai Peserta, Dalam Giat yang diselenggarakan oleh KPU RI itu, Febriani Biya berharap agar seluruh persoalan dan potensi lainnya agar bisa diselesaikan ditingkatkan KPPS seperti menjadi penyampaian oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).

Menurutnya, Pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu saja, namun menjadi tanggung jawab bersama seluruh Stakeholder yang ada.

Baca Juga :  Ikuti Rakornas dengan Bawaslu RI, Berikut Larangan untuk ASN dari Dr. Sherman Moridu

Sehingga, Febriani menaruh harapan besar kepada seluruh masyarakat Kabupaten Boalemo agar tetap menjaga Persatuan dan Kesatuan

Masyarakat tetap harus menjadi Garda terdepan untuk suksesnya Pemilu. Masyarakat jangan mudah terpacing dan terpengaruh dengan adanya berita yang tidak benar (Hoax) yang dapat memecah belah persatuan utamanya menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 yg tinggal menghitung hari hingga terwujud cita-cita bersama Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil,” pungkasnya.

Berita Terkait

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Kursi Panas Kepala Dinas, Antara ‘Lelang Jabatan’ atau ‘Arisan Birokrasi’?
Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!
Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?
Sekda Boalemo: Kompetisi Terbuka atau Arsitektur Balas Budi?
Birokrasi Boalemo di Bawah Sandera Dendam Politik dan Arsitektur “Penumpang Gelap”
Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Rabu, 29 April 2026 - 14:12 WITA

Kursi Panas Kepala Dinas, Antara ‘Lelang Jabatan’ atau ‘Arisan Birokrasi’?

Selasa, 28 April 2026 - 19:03 WITA

Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!

Senin, 27 April 2026 - 23:45 WITA

Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?

Senin, 27 April 2026 - 18:46 WITA

Sekda Boalemo: Kompetisi Terbuka atau Arsitektur Balas Budi?

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA