“Sekantung Darah” dari Bank Sulut-Go untuk masyarakat Boalemo

- Jurnalis

Senin, 14 Juni 2021 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo peringati Hari Donor Darah Sedunia dengan bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boalemo.

Bank Pembangunan Daerah yang lebih dikenal sebagai Bank Sulut-Go itu, membuka ruang kepada masyarakat untuk mendonorkan darah kepada masyarakat yang membutuhkan tanpa harus mengeluarkan uang.

“Kegiatan Sosial seperti ini (Donor Darah;red,) perdana kami laksanakan. Mengingat banyak masyarakat yang membutuhkan dan kesusahan ketika kebutuhan darah untuk pasien sudah sangat mendesak. Belum lagi mereka harus mengeluarkan biaya ketika dengan terpaksa persediaan darah di Rumah Sakit habis”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bank Sulut-Go Cabang Tilamuta, Mereyke Kamaru saat diwawancarai awak media, Senin, 14-06-2021.

Baca Juga :  60 Tahun BSG, Bupati Anas Jusuf: Ucapan selamat, komitmen dan kemajuan Bank Sulut-Go

Selain momentum memperingati Hari Donor Darah Sedunia, Kepada media ini, Mereyke mengaku bahwa kegiatan sosial itu dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Bank Sulut-Go ke-60 yang jatuh tepat dihari Kamis (03-06-2021).

Baca Juga :  Gaet Universitas Negeri Gorontalo, Pemda Boalemo Bahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)

Dirinya juga menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen kontribusi terhadap daerah sebagai Mitra BSG, Ibu Eke mengaku siap memfasilitasi asupan gizi bagi pendonor seperti Buah, Susu, Air dan makanan tambahan lainnya.

Diakhir penyampaiannya, Mereyke Kamaru berharap semoga masyarakat bisa terbantukan dengan Darah yang nantinya akan diberikan melalui Instansi terkait dan selalu memberi dukungan terhadap BSG.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA