Sempat diancam oleh Anak Rum Pagau, Nakes ini “dipecat” dari RSIB

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id _(Boalemo) — Dunia kesehatan di Kabupaten Boalemo digemparkan oleh dugaan intimidasi yang dialami seorang tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Iwan Bokings (RSIB).

Nakes bernama “Ama” ini diancam dan dimarahi oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diketahui merupakan anak dari Bupati Boalemo terpilih, Rum Pagau.

Puncak dari insiden ini, “Ama” kini telah diberhentikan sementara dari pekerjaannya sebagai nakes di Laboratorium RSIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konfirmasi dari pihak manajemen RSIB, melalui Albert, membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar. Saat ini Ama belum masuk lagi karena waktu diberhentikan sementara,” ungkapnya pada Rabu (20/08/2025).

Awal mula insiden ini terjadi saat Ama, seorang petugas laboratorium, tiba-tiba dipanggil oleh atasannya dan ASN berinisial Y.

Baca Juga :  Anas Jusuf serahkan Bantuan Pangan Non Tunai untuk KPM Desa Saripi

Dalam pertemuan tersebut, Y memarahi dan melontarkan kata-kata ancaman yang tidak pantas, menuding Ama “tidak tahu diri”.

Sebuah rekaman berdurasi 30 menit 24 detik yang diperoleh media ini menguatkan dugaan intimidasi tersebut. Dalam rekaman, Y bahkan terdengar mengklaim bahwa Ama dapat bekerja di rumah sakit karena pengaruhnya. Lebih jauh lagi, Y mengklaim ayahnya, Rum Pagau, sebagai pihak yang membangun RSIB.

“Ngana tau sapa yang bangun ini Rumah sakit? Baru ngana masih ada muka mo bakraja disini?” kata Y, seolah fasilitas kesehatan tersebut dibangun menggunakan dana pribadi, bukan anggaran negara.

Ironisnya, Y juga dikenal sebagai istri dari salah satu Wakil Ketua II DPRD Boalemo.

Baca Juga :  Tak Capai Target, PAD Dinas Kumperindag naik jadi 1,1M

Perilaku ini, yang diduga mencerminkan arogansi kekuasaan, memperlihatkan betapa jauhnya keadilan bagi mereka yang berada di posisi lemah.

Insiden ini menjadi sorotan tajam, menyoroti bagaimana kekuasaan dan jabatan dapat disalahgunakan, merusak profesionalisme dan etika kerja, serta mencederai rasa keadilan di mata publik.

Berita Terkait

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru