Seorang Pendeta meninggal bersama istrinya tinggalkan duka mendalam bagi masyarakat Mananggu

- Jurnalis

Rabu, 21 Juli 2021 - 17:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Plt Bupati Boalrmo Ir. Anas Jusuf, M.Si., menghadiri Pemakaman Pendeta Markus Pua, rabu 21/7/2021.

Meninggal bersama Istrinya Femi tulango, Alm. Markus merupakan salah satu tokoh agama yang berbeda didesa Ka’aruyan Kecamatan Mananggu dan meninggalkan Duka yang mendalam bagi masyarakat Kecamatan Mananggu khusunya desa Kaaruyan.

Hal itu dibenarkan oleh Plt Bupati Boalemo Ir.Anas Jusuf,M.Si saat memberikan sambutan Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya dua tokoh desa Ka’aruyan Kecamatan Mananggu yaitu Pendeta Markus Pua bersama Istri yang meninggal bersamaan. Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Boalemo, saya menyampaikan penghargaan yang setingngi-tingginya atas karya-karya beliau,” kata Anas

Menurut Anas, Kedua Tokoh Mananggu itu, semasa hidupnya sangat eksis dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

“kita tahu selama hidup pasangan istri ini senantiasa memberikan pencerahan-pencerahan dibidang keagamaan dalam melayani umat dan telah memberikan ketauladan kepada kita pada usia 78 tahun sementara istri berumur 74 tahun. Usia ini bukan usia yang singkat dalam mengabdi kepada masyarakat,” ungkap Anas.

oleh sebab itu, kepada keluarga yang di tinggalkan, Anas mengimbau agar ikhlas dan tabah dalam menerima kehendak Tuhan yang maha kuasa.

“Karena semua yang terjadi didunia ini adalah kehendak tuhan yang maha esa.
Mari kita ikhlaskan kepergian kedua orang tua kita agar ditempatkan disurga disisi Tuhan yang Maha Esa,” tukas Anas sembari menyerahkan Akta kematian kepada keluarga.

Baca Juga :  Bagaimana "Nasib" uang pengganti Korupsi Dana Hibah KONI Boalemo?

Berita Terkait

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:28 WITA

“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA