TPPS Boalemo genjot Stunting turun sesuai target Nasional

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Tim Percepatan Penurunan stunting (TPPS) Kabupaten Boalemo menggelar rapat pelaksanaan program percepatan penurunan stunting,bertempat , di aula rapat Bapppeda Kabupaten Boalemo, senin, 02-12-2024.

Rapat tersebut di buka Pj. Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu,S.Pd,MM dan dihadiri Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Boalemo Rahmat Biya, SKM.,  MM.,  selaku Pj. Sekretaris Daerah, Wakil Ketua Srijun Tasman Dangkua, SP, MM Kepala Bapppeda Kabupaten Boalemo, Sekretaris Agus Dulialo, S. STP, MM selaku Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Asisten III Sadruddin Lamusu SE., MM.,  dan seluruh Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kabupaten Boalemo.

Baca Juga :  Atasi Kemiskinan dan Percepatan Pembangunan, Bupati Boalemo Buka Musrenbang RKPD 2026

Pj. Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu, S. Pd, MM menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas Nasional, dimana di akhir Desember 2024 ini, Pemerintah Pusat menargetkan Prevalensi penurunan stunting harus berada di angka 14%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Kabupaten Boalemo prevalensi penurunan Stunting sudah berada di angka 16%, target kita masih tersisa 2 persen. Tentunya ini menjadi tugas kita bersama untuk menurunkan stunting sampai 14% berdasarkan target Nasional. ” ucap Pj. Bupati.

Dalam rapat ini, Dr. Sherman menekankan agar diseluruh kecamatan terjadi penurunan penanganan stunting.

“Saya berharap Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Boalemo yang sudah dibentuk agar dapat melakukan langkah cepat terhadap penurunan stunting di Kabupaten Boalemo, Waktu kita tinggal 29 hari lagi,” tutup Pj. Bupati.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA