Sekretaris BKAD Boalemo Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

- Jurnalis

Rabu, 27 Oktober 2021 - 15:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Setelah melalui proses hukum dalam tahap penyidikan, akhirnya Kejaksaan Negeri Boalemo segera menetapkan tersangka dalam perkara dugaan penyelewengan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boalemo, (Rabu, 27/10/2021).

Kepada awak media, Kepala Kejaksaan Negeri Boalemo, Ahmad Muchlis, SH., MH menyampaikan, berdasarkan penghitungan dari BPKP serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ahli dalam tahap penyidikan, akhirnya pihaknya menetapkan tersangka TM yang merupakan Sekretaris Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Boalemo dalam perkara Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI Kabupaten Boalemo.

“Modusnya adalah tersangka ini melakukan penyaluran dana hibah koni dari Tahun 2018, 2019 hingga pertengahan Tahun 2020 disalurkan tidak sesuai dengan semestinya, artinya ada potongan disitu,” Ujar Ahmad.

Ahmad membeberkan, tersangka diancam dengan Pasal 2, Pasal 3, Pasal 12 E  Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001, perubahan atas Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun Penjara.

Mengenai penambahan tersangka dalam perkara ini, dirinya mengatakan, akan ada kemungkinan penambahan tersangka jika ditemukan 2 alat bukti terhadap orang yang terlibat.

Baca Juga :  Sekda Sherman Moridu harap Boalemo lahirkan Wasit berlisensi A Nasional

“Kita masih dalam tahap penyidikan, tentunya jika ditemukan 2 alat bukti, kita tidak segan-segan akan menetapkan tersangka lain,” Tegasnya.

Dalam perkara ini, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kerugian negara mencapai angka 700 juta’an.

Saat ini, Pihak Kejaksaan langsung membawa tersangka menuju Lapas Perempuan Kelas III Gorontalo yang berada di Limboto Kabupaten Gorontalo untuk dilakukan penahanan.

“Untuk alasan kenapa Tersangka ditahan, karena berdasarkan Pasal 21 KUHAP. Dikhawatirkan tersangka ini melarikan diri, mengulangi perbuatannya, atau menghilangkan barang bukti. Sehingga, kami lakukan penahanan,” Pungkasnya.

 

Berita Terkait

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian
Gandeng Rusli Habibie, Wabup Boalemo Serahkan Proposal Infrastruktur ke Pimpinan Komisi V DPR RI
Perkuat Layanan Air Bersih, Wakil Bupati Boalemo Koordinasi ke Kementerian PUPR
Cahaya Tradisi di Bumi Boalemo: Bupati Rum Pagau dan Wabup Lahmuddin Nyalakan Tumbilotohe
Lobi Kuat Rum Pagau: Gandeng 2 Tokoh Nasional Kawal Program 14.000 Bambu Petung
Gencarkan Semangat Berbagi, Rusli Habibie Tebar Ribuan Paket Buka Puasa di Boalemo

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Jumat, 17 April 2026 - 19:49 WITA

Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Rabu, 15 April 2026 - 14:17 WITA

Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Rabu, 8 April 2026 - 17:59 WITA

Gandeng Rusli Habibie, Wabup Boalemo Serahkan Proposal Infrastruktur ke Pimpinan Komisi V DPR RI

Selasa, 7 April 2026 - 12:32 WITA

Perkuat Layanan Air Bersih, Wakil Bupati Boalemo Koordinasi ke Kementerian PUPR

Berita Terbaru