Hardi Mopangga: Legislator Inspiratif yang Setia Mengawal Suka Duka Rakyat Boalemo

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Di tengah dinamika tugas dan tanggung jawab sebagai seorang wakil rakyat, Hardi Syam Mopangga tetap menunjukkan dedikasi dan komitmen luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Boalemo. Sosok legislator yang dikenal karismatik ini tidak hanya hadir di ruang-ruang rapat formal, tetapi juga selalu turun langsung menemui rakyat di tengah persoalan mereka.

Baru-baru ini, Hardi kembali membuktikan perhatiannya dengan mengawal kunjungan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo ke Desa Potanga, Kecamatan Botumoito. Kunjungan ini adalah tindak lanjut langsung dari laporan yang disampaikan Hardi kepada Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, terkait bencana banjir yang menimpa desa tersebut.

Tidak banyak legislator yang bersedia meninggalkan momen penting acara launching Smart School yang digelar oleh Pemerintah Daerah, apalagi acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti. Namun bagi Hardi, kehadirannya di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana adalah prioritas utama.

Acara tersebut yang berlangsung di Pantai Bolihutuo, menghadirkan Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, dan hampir seluruh guru di wilayah itu. Meski begitu, Hardi memilih untuk tidak terjebak dalam hiruk-pikuk acara seremonial, melainkan menyempatkan diri langsung meninjau dan berdialog dengan warga terdampak banjir di Potanga.

Banjir yang datang mendadak pada Senin dini hari pukul 00.20, membawa air bercampur lumpur yang merendam puluhan rumah warga. Merespon hal ini, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Boalemo itu segera menyalurkan bantuan pribadi kepada 60 kepala keluarga yang terkena dampak, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosialnya secara langsung.

Baca Juga :  Soal Dugaan Penghinaan dan Fitnah Pers oleh Rum Pagau, Puluhan Wartawan datangi Polres Boalemo

Bagi Hardi, menjadi legislator bukan sekadar gelar atau jabatan, tetapi amanah yang mengharuskan dia hadir dan berjuang bersama rakyat, dalam suka maupun duka.

Sikapnya ini telah membuktikan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari ketulusan dan keberanian mengambil langkah nyata, bukan hanya janji kosong.

Dedikasi Hardi Syam Mopangga di Kabupaten Boalemo menjadi contoh nyata bagaimana seorang wakil rakyat harus selalu dekat dengan rakyat, menjadi penyambung lidah mereka dan mengawal aspirasi hingga mendapatkan solusi yang konkret. Ini bukan sekadar pengabdian, melainkan panggilan hati yang menjadi dasar kekuatan dan kepercayaannya di mata masyarakat.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Berita Terbaru