Trilogis id_(Boalemo) – Menanggapi penyelidikan yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Boalemo atas dugaan tindak pidana korupsi dalam perjalanan dinas fiktif dan penggelembungan biaya di DPRD Kabupaten Boalemo, kader Partai Gerindra Mawan Pakaya menyatakan dukungan penuh terhadap kerja-kerja penegakan hukum yang sedang berlangsung.
“Sebagai kader Gerindra, saya mendukung penuh langkah-langkah kolektif yang dilakukan Kejaksaan. Pemerintah hari ini, termasuk kami di partai, berkomitmen penuh terhadap agenda pemberantasan korupsi. Tidak ada tempat bagi praktik korupsi yang mencederai amanah publik,” ujar Mawan Pakaya dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Mawan menekankan pentingnya memisahkan proses hukum dengan ruang-ruang politik kepartaian. Menurutnya, partai tidak bisa serta-merta diseret ke dalam pusaran kasus hukum yang masih berjalan, terlebih jika belum ada penetapan resmi terhadap individu yang terlibat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya ingin menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh serta-merta menyeret nama partai. Ranah hukum dan ranah partai adalah dua ruang yang berbeda. Namun jika terbukti ada oknum legislatif yang terafiliasi atau memiliki orientasi politik pada Partai Gerindra, maka partai akan mengambil langkah tegas. Proses hukum tetap berjalan, dan partai pun akan menegakkan disiplin organisasi sesuai dengan AD/ART,” tegas Mawan.
Menurutnya, komitmen Gerindra terhadap etika, integritas, dan pemerintahan yang bersih sudah menjadi garis ideologis partai. Karena itu, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh kader yang mencoreng nama baik partai harus ditindak dengan tegas.
“Partai Gerindra tidak akan membela siapapun yang menyalahgunakan kekuasaan. Jika terbukti bersalah, partai tidak akan ragu memberikan sanksi yang setimpal. Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal menjaga integritas perjuangan politik yang kami jalankan untuk rakyat,” tutup Mawan.

















