Bawa “Kepentingan Pribadi”, Lahmudin Hambali disebut Cederai Demokrasi Organisasi

- Jurnalis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis .id – Ketua Asprov PSSI Gorontalo, Lahmudin Hambali, kini berada di bawah tekanan setelah kebijakannya menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab Bone Bolango, Pedro Bau, memicu mosi tidak percaya.

Keputusan yang dianggap sepihak dan penuh intrik ini bukan hanya memicu perpecahan, tetapi juga dituding mencederai prinsip demokrasi dalam tubuh organisasi sepak bola.

Penunjukan Plt Ketua Askab Bone Bolango itu memantik kemarahan Ketua Askab petahana, Ronal Alibasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia secara blak-blakan menuding langkah Lahmudin Hambali sarat dengan “kepentingan pribadi” dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Ronal juga menyoroti fakta bahwa Pedro Bau, Plt yang ditunjuk, adalah Ketua Partai Golkar Bone Bolango, menimbulkan dugaan kuat bahwa keputusan ini adalah manuver politik menjelang Kongres PSSI Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  IDEM apresiasi Bawaslu RI, hingga dorong Timsel lahirkan Penyelenggara Berkualitas

Keraguan publik semakin membesar setelah Lahmudin Hambali tidak mampu menunjukkan surat resmi dari PSSI pusat yang menjadi legitimasi atas penunjukan Plt tersebut. Ronal menegaskan bahwa penunjukan itu hanya bermodal surat yang ditandatangani sendiri oleh Ketua Asprov, sebuah tindakan yang dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga :  Kontroversial, Wahyu Moridu Tak Dapat Pembelaan, PDI Perjuangan Gorontalo Siapkan Sanksi Tegas

Masa jabatan kepengurusan Askab PSSI Bone Bolango yang seharusnya berakhir pada 2026 justru dipotong di tengah jalan. Menurut Ronal, hal ini adalah “pembunuhan” terhadap demokrasi organisasi yang seharusnya mengedepankan kompetisi yang sehat dan adil.

Tindakan Lahmudin Hambali ini pun dinilai telah merusak marwah PSSI Gorontalo dan berpotensi besar meruntuhkan prestasi yang telah dibangun. Publik kini menuntut transparansi dan akuntabilitas, berharap PSSI pusat segera turun tangan untuk meluruskan konflik ini sebelum kehancuran organisasi semakin parah.

Berita Terkait

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo
Langkah Strategis Boalemo: Kolaborasi Pemkab dan Kemenhan Matangkan Desain Markas Batalyon
Investasi Kesehatan Masa Depan: Puskesmas Berlian Jemput Bola Sasar Balita ‘Zero Dose’
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Selasa, 14 April 2026 - 23:43 WITA

Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA