Tak disentuh Bantuan, Keluarga ini rela Tidur dalam Kas 1X2 M

- Jurnalis

Rabu, 21 September 2022 - 15:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Sudah seharusnya Pemerintah hadir ditengah-tengah masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan. Menjadi salah satu tugas hadirnya Negara (Pemerintah) melindungi segenap bangsanya. 

Namun, semua hanya menjadi wacana diatas kertas saja. Tak heran diberbagai kesempatan, banyak masyarakat yang selalu mengemis perhatian namun tak juha kunjung mendapatkan respon dari Pemerintah.

Seperti yang dialami Apriati Ishak, salah satu warga Desa Modelomo Kecamatan Tilamuta yang merasa tidak pernah mendapat kesempatan yang sama dalam bantuan terlebih Dana Desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apriati Ishak saat diwawancarai kepada wartawan. foto: ReynDaima.

Padahal, Dana Desa harusnya bisa menjadi harapan baru masyarakat dalam keberlangsungan hidup ditengah keterpurukan ekonomi yang dialami sebagian masyarakat.

Baca Juga :  Terciduk. "HUGEL" antara Kadis Kominfo dan FB. Baca Kronologinya!

Kekecewaan pun dilayangkan oleh Apriati Ishak kepada pemerintah desa yang menurutnya terkesan xiek dengan semua keluhan yang disampaikannya.

Sebelumnya, Apriati Ishak mengaku sudah berulangkali mendatangi Kantor Desa untuk mempertanyakan perihal dirinya yang tak pernah mendapatkan bantuan dari desa hingga bantuan Pemerintah Kabupaten.

Menurutnya, terakhir dirinya terinformasi masuk dalam data penerima bantuan dari Dinas Koperindag, namun tiba-tiba, entah apa alasannya, namanya sudah tak lagi sebagai peserta penerima bantuan.

Tak hanya itu, terpantau media ini, Tempat yang kini dijadikan sebagai usaha untuk menyambung hidup, Apriati bersama suami dan cucunya harus rela tidur di bangku tak beralaskan kasur.

Baca Juga :  Bakal berubah Nomenklatur, berikut "Tanda Tanya Besar" Sentralisasi Jaringan Dinas Kominfo Boalemo
Tempat tidur Ibu Apriati Ishak. Foto: ReynDaima

Bahkan, ketika disiang hari, ketika warung yang menjadi tempat tinggal 1 keluarga ini, Sang Suami (Taris Lasana) harus tidur di Kas yang berukuran 1×2 M bersama tumpukan pakaian sebab kas yang menjadi tempat tidur disiang hari itu juga yang menjadi lemari pakaian.

Taris Lamaya (suami Apriati Ishak) yang tidur di kas berukuran 1X2 M saat warung makan dibuka. Foto: ReynDaima

Ketika diwawancarai, Apriati mengaku bahwa warung yanh kini ditinggalinya hanya merupakan bantuan dari orang-orang yang peduli terhadap dirinya sebagai korban tsunami palu 2018.

Hingga berita ini diterbitkan, Media ini masih akan melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Berita Terbaru