Capai 55 % Menjelang Tutup Tahun, DPRD Boalemo Desak Kontraktor Pacu Pekerjaan Proyek Lambat

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 01:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Dalam pemantauan terbaru terhadap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Boalemo, Komisi III DPRD menemukan bahwa rata-rata progres pekerjaan masih berada di bawah 50 persen.

Kondisi ini mendorong DPRD meminta pihak ketiga atau kontraktor pelaksana untuk segera meningkatkan kinerja agar seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk mempercepat progres, Komisi III memberikan beberapa arahan teknis di lapangan. Di antaranya, meminta kontraktor menambah jumlah personel tukang serta memperbanyak suplai material di titik-titik pekerjaan yang dinilai masih lambat.

Langkah ini dianggap penting untuk menghindari keterlambatan realisasi proyek menjelang akhir tahun anggaran 2025.

Meski demikian, hasil evaluasi sementara menunjukkan rata-rata bobot pekerjaan telah mencapai 55 persen dan secara umum dinilai baik. Hingga saat ini, Komisi III belum menemukan adanya indikasi pelanggaran ataupun penyimpangan dari ketentuan yang berlaku.

Beberapa proyek yang turut disebut dalam agenda pemantauan antara lain pembangunan jalan desa di Molombulahe dengan masing-masing 3,4 M dan 4,3 M pembangunan tanggul di Kuala Lumpur sepanjang 1,6 M serta jalan di Wonosari sepanjang 6,5 M.

Baca Juga :  Hardi Mopangga minta Pemda perbaiki Jembatan akses utama ekonomi masyarakat

Namun, proyek-proyek tersebut tidak secara eksplisit disebut dalam rekaman audio hasil rapat kerja, sehingga besar kemungkinan merupakan bagian dari daftar pekerjaan terpisah atau sub-proyek tertentu dalam satu paket kegiatan.

Komisi III menegaskan akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap seluruh proyek infrastruktur daerah guna memastikan setiap pekerjaan berjalan transparan, tepat mutu, dan selesai tepat waktu.

Berita Terkait

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA