Era Paham Dimulai: HUT ke-26 Boalemo Jadi Panggung Konsolidasi Multi-Etnis

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) –– Kehadiran Dinas Kebudayaan Kabupaten Boalemo pada Festival Tondano 2025 di Sulawesi Utara bukan sekadar kunjungan, melainkan penegasan tekad daerah tersebut untuk menjaga denyut kebudayaan di tengah laju modernitas.

Dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Faris Babuta, kontingen Boalemo membawa serta 150 komunitas masyarakat Tondano perantauan asal Boalemo. Kehadiran mereka menegaskan semangat persaudaraan, menjadikannya benang merah yang menyatukan meski terpisah oleh tanah rantau.

Saat momen silaturahmi tersebut, Faris Babuta turut menyampaikan kabar gembira terkait persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Boalemo ke-26. Dinas Kebudayaan disebutnya tengah menyiapkan dua agenda besar yang akan memberikan warna baru pada perayaan kali ini.

Panggung Seniman Muda dan Harmoni Multi-Etnis

Agenda pertama adalah pagelaran seni yang akan dimotori oleh Gerakan Seniman Masuk Sekolah. Pagelaran ini diharapkan menjadi ruang ekspresi vital bagi seniman muda Boalemo, sekaligus membangun jembatan antara dunia pendidikan dan seni.

Agenda kedua yang tak kalah penting adalah penampilan kesenian dari sembilan etnis yang mendiami Kabupaten Boalemo. Melalui satu panggung, ragam budaya ini akan dipertemukan, menghadirkan harmoni yang merefleksikan wajah Boalemo sebagai rumah besar bagi banyak perbedaan.

Kegiatan akbar ini merupakan hasil kerja sama perdana antara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII Sulut-Godengan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo di era kepemimpinan Pemerintahan Paham yang baru dilantik pada 21 Februari 2025.

Baca Juga :  Setelah Penataan Birokrasi, Anas Jusuf akan tertibkan Aset Daerah yang yang belum terdaftar

Faris Babuta menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni. “Boalemo itu kaya, bukan hanya sumber daya alam, tapi juga karena keberagaman budayanya. Di HUT ke-26 ini, kami ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya adalah kekuatan yang menyatukan,” ungkapnya penuh harap.

Dengan hadirnya pagelaran seni dan penampilan multi-etnis tersebut, Boalemo menandai langkah awal di tahun pertama perjalanan pemerintahan Paham, mengikrarkan bahwa kebudayaan adalah napas kehidupan yang harus terus dijaga.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Berita Terbaru