Gelar Operasi Otanaha III, Polres Boalemo dapati Minuman Keras jenis Captikus

- Jurnalis

Sabtu, 19 November 2022 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Kepolisian Resor (Polres) Boalemo gelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Otanaha III tahun 2022, rabu, 16-11-2022.

Dipimpin oleh Kabag Ops Res Boalemo AKP Komang Saptapramana S.I.K., operasi tersebut menyasar Toko dan kios Rumah dan Cafe disekitar kecamatan Botumoito yang menjual Minuman Keras (Miras) jenis Cap Tikus.

Terkonfirmasi, giat tersebut turut dihadiri Kabag OPS Polres Boalemo AKP Komang Saptapramana S.I.K., Kasat Sabhara AKP Harry D Bagi, PA Siaga 1 Bag Ops Ipda Aripudin Pikoli, Kasat Tahti Ipda Kisran Mile, KBO Sat Intelkam Ipda Hermanto, KBO Sat Samapta Ipda Ridlwansyah P.H Harun, Kanitidik 3 Sat Reskrim Ipda Budi Abdul Gani S.H, Anggota Yang Tersrpin Dalam Operasi Pekat Otanaha III 2022.

Baca Juga :  Deteksi dini pengaruh Banjir, Kapolres Boalemo dialog bersama Pers dan Aktivis Lingkungan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Bakal Miliki Lanal, Danlanal Tinjau lokasi rencana pembangunan

Dalam Pelakasanaan Oprasi, Anggota mendapati Barang bukti di rumah maupun toko tempat penyimpanan dan tempat menjual minuman keras.

Kapolres Boalemo melalui Kabag Ops Res Boalemo AKP Komang Saptapramana S.I.K., meminta masyarakat agar meminimalisir konsumsi miras hingga menimbulkan masalah.

“Saya mengimbau, kepada masyarakat agar mengurangi konsumsi miras, apalagi miras ini sangat berpotensi menimbulkan masalah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA