PAW Wahyudin Moridu, PDIP Dorong Keterwakilan Perempuan Lewat Dina Hodio

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(GORONTALO) – Proses pergantian antar waktu (PAW) pasca pemecatan Wahyudin Moridu dari keanggotaan DPRD Provinsi Gorontalo memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengajukan nama Dina Hodio sebagai calon pengganti.

Langkah ini dinilai strategis, bukan hanya untuk menjaga konsistensi representasi PDIP di parlemen daerah, tetapi juga sebagai wujud komitmen partai terhadap keterwakilan perempuan.

Seperti diketahui, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif. Regulasi teknis KPU juga menegaskan prinsip tersebut harus dijalankan secara substantif, tidak sekadar formalitas.

“Jika PAW ini tuntas dan Dina Hodio resmi dilantik, PDIP bukan hanya menegakkan disiplin organisasi, tetapi juga mempertegas keberpihakan terhadap kesetaraan gender,” ujar salah seorang pengamat politik di Gorontalo, Jumat (19/9/2025).

Kehadiran Dina Hodio disebut sebagai momentum bagi PDIP untuk menunjukkan konsistensi perjuangan politik perempuan di tingkat lokal. Dengan menempatkan kader perempuan dalam kursi dewan, partai dinilai dapat memastikan keterwakilan perempuan tidak berhenti pada tahap pencalonan, tetapi benar-benar hadir dalam praktik politik sehari-hari.

Baca Juga :  Masih Kuat. Ribuan Simpatisan padati lokasi Kampanye & Rayakan HUT PDI-Perjungan Ke-51 Th

Publik kini menunggu langkah resmi DPRD Provinsi Gorontalo dalam menuntaskan proses PAW tersebut. Jika Dina Hodio benar-benar menggantikan Wahyudin Moridu, hal itu akan menjadi preseden positif bagi keterwakilan perempuan di parlemen daerah, sekaligus mempertegas pesan bahwa demokrasi Indonesia harus memberi ruang setara bagi suara perempuan.

Berita Terkait

Sekda Masih Pakai Mobil lama, Innova Zenix untuk Siapa?
Dari Gorontalo, Prabowo Mulai Program Besar Penguatan Nelayan Nasional
Di Tengah Instruksi Efisiensi, Pemda Malah Anggarkan Pengadaan Mobil Baru?
Boalemo di Ambang Kolaps: Sekda Mangkir dari DPRD saat Nasib Ribuan Tenaga Honorer Jadi Pertaruhan
Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo
Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul
Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:34 WITA

Sekda Masih Pakai Mobil lama, Innova Zenix untuk Siapa?

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:12 WITA

Dari Gorontalo, Prabowo Mulai Program Besar Penguatan Nelayan Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:48 WITA

Di Tengah Instruksi Efisiensi, Pemda Malah Anggarkan Pengadaan Mobil Baru?

Selasa, 5 Mei 2026 - 03:15 WITA

Boalemo di Ambang Kolaps: Sekda Mangkir dari DPRD saat Nasib Ribuan Tenaga Honorer Jadi Pertaruhan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:21 WITA

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul

Berita Terbaru

Gorontalo

Sekda Masih Pakai Mobil lama, Innova Zenix untuk Siapa?

Senin, 11 Mei 2026 - 19:34 WITA