Perlukah Pj. Bupati Boalemo diperpanjang ?

- Jurnalis

Selasa, 20 Agustus 2024 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Opini_Boalemo) “Apakah Penjabat Bupati Kabupaten Boalemo masih layak ?,”

Berikut pertanyaan yang muncul ketika beberapa pihak mempertanyakan eksistensi dan kemampuan sang Doktor ketika dipercayakan kembali memimpin Kabupaten Boalemo.

Sejumlah permasalahan pun mencuat dan menyita perhatian public dikala Pj. Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu menjabat sebagai orang nomor satu yang terhitung sudah memasuki satu tahun tiga bulan menjadi Pj. Bupati Boalemo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kembali dipercayai kembali pada tanggal 22 Mei 2024, sejak itu juga sejumlah persoalan serius kembali terjadi di kabupaten Boalemo.

Sebut saja ramainya penolakan yang ditunjukkan untuk Dr. Sherman Moridu untuk tidak diperpanjang oleh Kementerian Dalam Negeri RI, kelangkaan Pupuk Pertanian, Gaji Guru yang Rendah (Rp.100.000/bulan), Gaji Aparat desa dan TPP yang selalu terlambat, isu tentang jual beli Jabatan hingga pada ketidakmampuan Sang Doktor yang secara de facto melepaskan kurang lebih 27 Miliar Dana Alokasi Khusus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo.

Berikut sejumlah referensi terkait persoalan yang mencuat pasca Dr. Sherman Moridu kembali menjabat

1. Kelangkaan Pupuk.

Pupuk menjadi kebutuhan utama para petani untuk meningkatkan kualitas dan mutu produksi pertanian mereka demi sebuah tujuan yaitu peningkatan ekonomi.

Berharap Pemerintah Daerah bisa memikirkan dan melahirkan kebijakan sebagai akses untuk memudahkan Masyarakat Kabupaten Boalemo, namun sangat jauh dari harapan-harapan itu.

Boalemo sendiri, menjadi salah satu daerah yang notabene masyarakatnya Petani dan Nelayan, yang secara data tidak mengalami penurunan yanhg signifikan berdasarkan data BPS 2022-2024.

Baca Juga :  Sherman Moridu Minta Mahasiswa KKLP bantu Pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Para petani pun harus terlunta-lunta mencari pasokan pupuk belum lagi dengan harga mahal dan tifak tersedia.

Kabupaten Boalemo sendiri hanya mengalami penurunan kemiskinan dari 31,94 menjadi 31,53 sejak tahun 2023 Ketahun 2024. 

2. Gaji Guru yang Rendah.

Mengawali Karir dan katanya sebagaibtokoh pendidik, Dr. Sherman Moridu juga belum mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik diKabupaten Boalemo padahal dirinya juga sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Boalemo.

Berita tentang rendahnya gaji tersebut viral hingga membanjiri beranda sosial media dan mengundang kritikan dan sorotan keras dari sejumlah pihak.

3. Gaji Aparat Desa dan TPP yang sering terlambat.

Aparat Desa merupakan instrumen pemerintah yang menjadi ujung tombak Pemerintahan dalam sebuah Wilayah Otonom.

Bekerja ditingkat paling bawah disebuah Daerah, Aparat Desa harusnya juga mendapatkan perhatian khusus, pasalnya, Data Negara dan data Daerah merupakan hasil kerja-kerja dari Aparat Desa.

Namun, pada kenyataannya, diKabupaten Boalemo sendiri, Aprat desa sering terlambat menerima haknya bahkan hingga berbulan-bulan.

Terkonfirmasi, gaji Aparat desa mengalami keterlambatan hingga tiga bulam dan pemerintah daerah hanya mampu membayarkannya satu bulan padahal pengajuan sering dimasukkan dua sampai tiga bulan begitu juga dengan Tambahan Penghasilan Pegawai dilingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.

4.Isu Jual Jabatan dan 27M DAK yang Gagal Salur.

Baru-baru ini, Masyarakat Kabupaten Boalemo digegerkan oleh Berita ada 27 M Dana Alokasi Khusus di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo harus lepas karena gagal salur.

Baca Juga :  Darwis sebut Plt Bupati Anas Jusuf tak tahu diri, Jubir hingga masyarakat angkat bicara

Diterpa isu jual beki Jabatan hingga dugaan gratifikasi pada proyek pekerjaan DAK tersebut, Mutu Pendidikan Kabupaten Boalemo pun terancam.

Pasalnya, jika 27 M tetap tak mampu diupayakan kembali, Pendidikan di Kabupaten Boalemo akan kembali mengalami penurunan hingga berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Sejumlah Pekerjaan yang harusnya sebagai penunjang pendidikan pun harus batal dan gagal salur padahal informasi tentang pembangunan disetiap sekolah dari Paud,TK, SD Hingga SMP sudah menjadi angin segar namun tetap hanya akan menjadi angan-angan semata, padahal Dana Alokasi Khusus tersebut merupakan perjuangan dari Pj. Bupati Boalemo sebelumnya Dr. Hendriwan. “Miris sekali,”!

Dari sejumlah paparan diatas, Penulis berpendapat Dr. Sherman Moridu tak lagi berambisi mempertahankan Jabatannya dan menyatakan diri dengan hormat meninggalkan Jabatannya sebagai Pj. Bupati Boalemo.

Dan kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI untuk tidak lagi memperpanjang Dr. Sherman Moridu sebagai Pj. Bupati Boalemo pada evaluasi tiga bulan (22 Mei).

Diakhir, Penulis hanya ingin memberikan pandangan terkait Betapa Penting dan Perlunya kita memiliki Pemimpin Daerah yang orientasinya membangun dan bukan merupakan Boneka milik mereka elit-elit yang haus kuasa dan bermental perusak. Belum lagi sedikit lagi kita akan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah untuk menjadi orang nomor satu selama Lima tahun di Kabupaten Boalemo.

Penulis : Reyn Daima

Berita Terkait

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian
PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo
Sering Terendam Banjir Saat Hujan Deras, Wabup Boalemo Tinjau Lokasi Pembangunan Embung di Mohungo

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Jumat, 17 April 2026 - 19:49 WITA

Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua

Rabu, 15 April 2026 - 22:57 WITA

Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Rabu, 15 April 2026 - 14:17 WITA

Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terbaru