Terkesan “Cuek”, Bawaslu Provinsi Gorontalo bakal di Lapor ke DKPP

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_ (Boalemo) – Soal Dugaan SPPD Fiktif oleh Bawaslu Kabupaten Boalemo yang terkesan hanya didiamkan oleh Bawaslu Provinsi Gorontalo, salah satu Pemuda Kabupaten Boalemo angkat bicara.

Nanang Syawal, salah satu Pemuda Pemerhati Demokrasi itu mengaku akan melaporkan Bawaslu Provinsi Gorontalo ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

”Sebelumnya, Bawaslu Provinsi menyampaikan bahwa dugaan SPPD fiktif di Bawaslu Boalemo hanya kelebihan bayar. Jika ini didiamkan saya akan melaporkan Bawaslu Provinsi ke DKPP terkait persoalan ini,” Pungkasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nanang Syawal, dugaan SPPD Fiktif oleh Bawaslu Kabupaten Boalemo itu identik dengan pelanggaran etik.

”Ini persoalan bukan hanya persoalan etik Bawaslu. Jika benar dugaan SPPD fiktif itu terjadi, maka ada tindak pidana disitu. Dan itu harusnya diseriusi oleh provinsi,” beber Nanang Syawal saat diwawancarai, Rabu, 31-04-2024.

Pasalnya, kata Nanang, hingga saat ini, Pihak Bawaslu Provinsi Gorontalo belum memberikan tanggapan serius soal dugaan tersebut. Padahal, berdasarkan informasi kasus tersebut sudah dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Gorontalo tahun 2023 lalu.

”Harusnya ini sudah diselesaikan oleh Provinsi. Apalagi laporan ini masuk dari tahun kemarin. Ini sudah pertengahan tahun tapi kasusnya tidak ditindaklanjuti. Jangan sampai Bawaslu Provinsi hanya mendiamkan persoalan ini,” Jelasnya.

Baca Juga :  Terima kunjungan Bawaslu RI, Pemda Boalemo hibahkan gedung untuk Bawaslu Boalemo

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA