Tim Puslitbang Polri sambangi Poles Boalemo. Ada apa?

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 11:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terhadap penguatan Peran Polri dalam Pengejaran Buronan dan Hasil Kejatahan Tahun 2024, Polri gelar Pertemuan dengan sejumlah elemen masyarakat, Rabu, 09-10-2024

Berlangsung di Polres Boalemo, AKBP Sigit Rahayudi S.I.K., Kompol melalui Wakapolres Afandi Nurkamiden SE bahwa Giat tersebut Prioritas Kapolri menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum diwilayah hukum Polda Gorontalo.

Tak Lupa Wakapolres Boalemo menyampaikan terima Kasih kepada Tim Puslitbang Polri bersama tim yang akan melakukan penelitian terhadap pengerjaan Buronan dan Hasil Kejatahan.

Sementara itu, Kombes Pol Ferdy Irawan S.I.K., M.Si Ketua Tim Peneliti Polri mengatakan, penelitian dilakukan untuk menjadi sampel untuk di olah secara ilmiah.

Kombes Pol Ferdy membeberkan, Semua data yang dikumpulkan, akan melahirkan rekomendasi dan dilaporkan ke Pimpinan untuk dijadikan program kerja Polri kedepan.

Dihadapan Peserta yang turut dihadiri oleh Pejabat utama Polres Boalemo, Kombespol Ferdy menjelaskan perbedaan antara DPO (Daftar Pencairan Orang) dan TO (Target Operasi).

DPO dan TO menjadi persoalan yang perlu diberikan penjelasan lanjutan. Kadang dilapangan berbeda metode dan teori untuk melakukan penegakan hukum,” beber Kombespol Ferdy.

DPO secara teori adalah seseorang yang sudah terbukti dan ditetapkan sebagai tersangka, hanya saja pelakunya belum di tangkap, sementara TO merupakan daftar yang harus dilakukan pendalaman lagi.

Baca Juga :  Timsel KPU Kabupaten/Kota tetapkan jumlah bakal calon anggota KPU 4 kabupaten

Terpantau, Giat tersebut diakhiri dengan penelitian dengan metode wawancara kepada seluruh elemen masyarakat dan pihak internal kepolisian.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA