Melalui Bidang Dikdas, Dikbud Boalemo evaluasi Dana Bos 190 Sekolah SD-SMP

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikbud Boalemo) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Evaluasi Laporan Keuangan Bos SD SMP Tahun 2024, Gorontalo, kamis, 13-06-2024.

Menurut Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas, Risman Bantahari, giat tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa pengelolaan sana Bos melalui transaksi non tunai tang transparan dan akuntabel.

Hal itu berdasarkan pada Inpres Nomor 10 tahun 2016 tentang aksi pencegahan san pemberantasan Korupsi tahun 2016 dan 2017.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Risman mengatakan, Evaluasi dana BOS merupakan bagian dari Kontroling penggunaan anggaran Dana BOS disetiap sekolah diwilayah koordinasi Dikbud Boalemo.

Baca Juga :  Boalemo Dapat Tambahan 5 Sekolah dalam Program Revitalisasi dari Kemendikbudristek

Risman Bantahari juga mengatakan, Evaluasi merupakan bagain penting dalam pengelolaan dan transparansi keuangan dana Bos.

Dirinya mengatakan, Evaluasi dilakukan untuk memperbaiki dan menata kembali hal-hal yang mungkin tidak sempat diatur dan dilaksanakan sebelumnya.

Sementara itu, Kabid Dikdas Daud Dukalang membeberkan, Evaluasi dana BOS ini sudah tahap dua yang diikuti oleh 94 Sekolah (SD & SMP) dari 3 kecamatan (Tilamuta, Dulupi dan Wonosari).

Sebelumnya, Giat yang sama juga diikuti oleh 96 sekolah   (SD & SMP) dan diikuti 4 Kecamatan ( Botumoito, Mananggu, Paguyaman & Paguyaman Pantai) dengan total sekolah 190 sekolah.

Baca Juga :  Pilkada (Bukan) Sekadar Ajang Bersolek
Pemberian materi nokeg perpajakan Gorontalo

Daud juga mengatakan, setiap Peserta Didik akan menerima materi dari BKAD Boalemo, Perpajakan dan Inspektorat Daerah guna meminimalisir potensi masalah keuangan untuk Penggunaan Dana BOS tahun 2024.

Terakhir, Daud Dukalang berharap, Workshop tersebut bisa menjadi momentum untuk memberikan informasi terbaru terkait tentang penggunaan Dana BOS hingga terwujud  Merdeka Belajar yang merupakan program yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim sebagai upaya mewujudkan kemerdekaan dalam belajar.

Berita Terkait

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Eduart Wolok, Ketua Majelis Rektor Diam. BEM UNG: Daulat Intelektual Terancam!
Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?
Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Senin, 27 April 2026 - 23:45 WITA

Pelantikan “Instan” BKAD Tabrak Aturan: Di Mana Fungsi Pengawasan BKPSDM yang katanya Ketat ?

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Advertorial

Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:17 WITA