DUGAAN KORUPSI HANTUI BAWASLU: KETUA RAHMAT BAGJA DILAPORKAN KE KPK TERKAIT PROYEK 12M

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 23:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(JAKARTA) – Bayang-bayang dugaan korupsi kini meliputi institusi pengawas pemilu, Bawaslu RI. Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, secara resmi dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi senilai Rp12 miliar. Laporan ini diajukan oleh Gerakan Arus Bawah Demokrasi (Gabdem) pada tanggal 21 Oktober 2025.

Seperti diberitakan koran_gala, fokus utama pelaporan ini adalah proyek pembangunan Command Center serta renovasi Gedung A dan B Bawaslu yang berlangsung pada tahun anggaran 2024. Gabdem menduga proyek-proyek tersebut memiliki indikasi kuat penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp12,143 miliar.

Kami berharap KPK segera menindaklanjuti laporan ini dengan memanggil dan memeriksa Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam penyimpangan dana miliaran rupiah ini,” tegas Koordinator Gabdem, Guntu Harahap, saat menyampaikan laporan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya KPK, Gabdem juga menyuarakan desakan agar Kejaksaan Agung mengambil peran aktif dalam mengusut tuntas kasus ini.

Sangat penting bagi integritas lembaga pengawas pemilu, agar setiap dugaan korupsi ditangani secara transparan dan akuntabel,” tambah Guntu.

Kasus ini menjadi sorotan serius mengingat posisi Bawaslu sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas proses demokrasi di Indonesia. Publik menantikan langkah konkret dari KPK dan Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas dugaan korupsi ini dan memastikan tidak ada oknum yang berlindung di balik.

Baca Juga :  Supandra Nur tekankan komitmen ASN untuk tingkatkan MCP Boalemo

Penulis : penulis: RR Mahesa

Sumber Berita: Koran Gila

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Kapolsek Tilamuta Bantah Beri Rekomendasi BBM, Penyaluran untuk Nelayan Dilengkapi Dokumen Valid
Revitalisasi di SMA Negeri 2 Tilamuta: Transparansi yang Retak di Balik Tiga Anggaran
Bupati Boalemo Sambut Kunjungan Kerja Pangdam XIII Merdeka, Dukung Pembangunan Batalyon di Daerah
Pastikan Keamanan Nataru, Kapospam Tilamuta, IPDA Suwendi Rasima, Pimpin Pengamanan di Titik Strategis

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Senin, 16 Maret 2026 - 04:24 WITA

Kapolsek Tilamuta Bantah Beri Rekomendasi BBM, Penyaluran untuk Nelayan Dilengkapi Dokumen Valid

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:30 WITA

Revitalisasi di SMA Negeri 2 Tilamuta: Transparansi yang Retak di Balik Tiga Anggaran

Berita Terbaru