Trilogis.id (Olah Raga) – Kembali, Sekolah Sepak Bola (SSB) Mahardika sukses persembahkan kemenangan dan keluar menjadi Jawara dalam Solaria Cup II, minggu, 02-2-2025.
Setalah berhasil melesatkan 2 Gol sempurna ke gawang Ilomata FC dalam Babak Final Solaria Cup II, Mahardika FC U 15 Sukses memboyong dua piala diajang yang berlangsung di Lapangan Basulapa Kabupaten Gorontalo itu.
Prestasi itu, tak lepas dari asuhan dan bimbingan dari seluruh Menejmen, Pelatih, Official terlebih Presiden Club Hardi Syam Mopangga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak pernah berhenti memberi dukungan moril dan materil terhadap atlitnya, Hardi Mopangga memang dikenal menjadi tokoh berpengaruh dalam capaian SSB Mahardika.
Tercatat, SSB Mahardika menjadi warna baru di dunia persepakbolaan, hingga saat ini, SSB Mahardika pernah Mewakili Gorontalo di piala Menpora di Denpasar Bali, mewakili Gorontalo di ajang Piala Suratin di Malang, Pernah menjadi Peringkat 4 DANONE CUP -U12 di Sulawesi Selatan, dan Juara 1 pada ajang Piala Gubernur.
Berdiri sejak Tahun 2016, Hardi Mopangga selaku Presiden Club SSB Mahardika berharap, anak asuhannya tetap solid dan menjaga kekompakan.
“Kemenangan ini merupakan bagian dari proses. Saya selalu berpesan kepada anak-anak, harus tetap solid dan kompak. Ingat, Kita adalah Tim. harus tetap menjaga nilai kebersamaan,” ungkap Hardi.
Bahkan, Ia mengaku bangga dengan progres (kemajuan) dan capaian baru dari anak-anak dilingkungan SSB Mahardika.
Meski tak sempat didampingi oleh Pelatih utama, Nover Mopangga karena sakit, Mahardika U-15 mampu tampil baik dan sportif hingga mampu memenangkan pertandingan dan menjadi perwakilan Boalemo yang membanggakan daerah.
Mukmin Suaib ketika diwawancarai, mengaku sempat ragu menerapkan strategi, namun dengan individual pemain dan kekompakan, dalam babak pertama saja, Permainan terlihat dikuasai oleh pemain Mahardika.
Gol yang dipersembahkan Bayu Nangi oada menit ke 15 dan Rasya di menit ke 28 menjadi kunci kemenangan Mahardika karena hanya bisa dibalas oleh tim lawan dengan 1 gol melalui tembakan Penalti oleh Wahit Laiya (2-1) dan skor bertahan hingga waktu akhir.
“Yah seperti biasa. sempat ragu untuk menerapkan strategi. Namun karena kekompakan dan individual pemain dan selalu latihan, di babak awal saja kita sudah menguasai permainan. 2 gol tercipta di babak awal oleh Bayu dan Rasya hingga skor bertahan sampai akhir waktu,” terang Mukmin.
Tak tanggung-tanggung, Bayu Nangi, menjadi Pemain terbaik dan berhasil 5 gol di gawang lawan selama pertandingan.



















