Kontroversial, Wahyu Moridu Tak Dapat Pembelaan, PDI Perjuangan Gorontalo Siapkan Sanksi Tegas

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 19:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(GORONTALO) – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, Wahyudin Moridu, menghadapi konsekuensi serius menyusul beredarnya video kontroversial yang memperlihatkan dirinya melontarkan pernyataan “kita rampok aja uang negara ini”.

Pihak internal PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo dengan tegas menyatakan tidak akan mentolerir tindakan kadernya tersebut dan memastikan akan mengambil langkah tegas.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Gorontalo, Veny Anwar, angkat bicara pada Jumat (19/9), menegaskan bahwa pihaknya baru mengetahui keberadaan video tersebut dan segera melakukan koordinasi internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami baru mengetahui masalahnya,” ujar Veny di Gorontalo.

Pernyataan Veny Anwar ini mengindikasikan bahwa Wahyudin Moridu tidak akan mendapat pembelaan dari partainya terkait video yang telah memicu kemarahan publik. Partai berlambangkan Banteng moncong putih itu, lanjut Veny, memiliki komitmen kuat untuk menjaga nama baik dan integritas kader.

“Partai tidak akan mentolerir perbuatan wakil rakyat yang tidak mencerminkan jati diri kader PDI Perjuangan,” tegas Veny.

Ia memastikan bahwa Fraksi PDI Perjuangan bersama partai akan segera menindaklanjuti masalah ini sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku.

Baca Juga :  Buka Kegiatan PPNI & PPA, Sutriyani Lumula tekankan etika profesi perawat

Sikap tegas PDI Perjuangan ini sejalan dengan desakan publik yang menuntut pertanggungjawaban atas pernyataan Wahyudin Moridu.

Baca Juga :  Gegara Diintimidasi saat liputan, Tak ada lagi wartawan Gorontalo yang memuat berita dari Polda Gorontalo

Sebelumnya, warga Gorontalo, Nanang Syawal, melayangkan surat terbuka yang menuntut pemecatan Wahyudin, audit menyeluruh, dan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum atas pernyataan yang dianggap merendahkan martabat keuangan negara.

Dengan adanya pernyataan resmi dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Wahyudin Moridu kini berada di ujung tanduk. Sanksi internal partai, yang bisa berujung pada pemecatan, diperkirakan akan segera diputuskan sebagai bentuk komitmen partai terhadap etika dan akuntabilitas wakil rakyatnya.

Berita Terkait

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA